Pengertian Bank Syariah beserta Fungsinya

Pengertian Bank Syariah – Bank Syariah merupakan lembaga perbankan yang dijalankan dengan prinsip syariah. Dalam setiap aktivitas usahanya, bank syariah selalu menggunakan hukum-hukum islam yang tercantum di dalam Al-Qur’an dan Hadist. Berbeda dengan bank konvensional yang mengandalkan sistem bunga, bank syariah lebih mengutamakan sistem bagi hasil, sistem sewa, dan sistem jual beli yang tidak menggunakan sistem riba sama sekali.

Pengertian Bank Syariah Menurut Para Ahli
Siamat Dahlam
Menurut Siamat Dahlam, bank syariah merupakan bank yang menjalankan usaha perbankan dengan berdasar ataupun memperhatikan prinsip – prinsip syariah yang tertuang di dalam Al-Qur’an dan Hadist.

Schaik
Menurut Scahik, pengertian bank syariah adalah suatu bentuk dari bank modern yang berlandaskan hukum-hukum agama islam, yang dikembangkan pada abad pertengahan islam dengan jalan menggunakan konsep bagi hasil dan bagi resiko sebagai sistem utama dan menghapuskan sistem keuangan yang dilandasi dengan anggapan kepastian keuntungan yang telah ditentukan sebelumnya.

Sudarsono
Menurut Sudarsono, bank syariah merupakan salah satu lembaga keuangan negara yang memberikan kredit dan jasa-jasa perbankan lainnya di dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang yang beroperasi dengan berdasarkan prinsip-prinsip agama islam atau pun prinsip syariah.

Perwataatmadja
Menurut Perwataatmadja, pengertian bank syariah adalah bank yang beroperasi dengan mengikuti prinsip-prinsip syariah ataupun islami yang tata cara pelaksanaannya didasarkan pada ketentuan Al – Qur’an dan Hadist.

Undang – Undang No. 21 Tahun 2008
Menurut UU No.21 Tahun 2008, perbankan syariah yaitu segala sesuatu yang berkaitan bank syariah dan unit usaha syariah yang mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, hingga proses pelaksanaan kegiatan usahanya.

Bank syariah merupakan bank yang menjalankan aktivitas usahanya dengan menggunakan landasan prinsip-prinsip syariah yang terdiri dari BUS (Bank Umum Syariah), BPRS (Bank Perkreditan Rakyat Syariah), dan UUS (unit Usaha Syariah).

Fungsi Bank Syariah
Penghimpun Dana
Sama seperti halnya bank umum, bank syariah memiliki fungsi utama sebagai penghimpun dana dari masyarakat. Bedanya, jika pada bank konvensional si penabung mendapatkan balas jasa berupa bunga, di bank syariah penabung akan mendapatkan balas jasa berupa bagi hasil.

Penyalur Dana
Fungsi utama bank syariah yang kedua adalah sebagai penyalur dana. Dana yang telah dihimpun dari nasabah, nantinya akan disalurkan kembali kepada nasabah lainnya dengan sistem bagi hasil.

Memberikan Pelayanan Jasa Bank
Fungsi bank syariah yang ketiga adalah sebagai pemberi layanan jasa perbankan. Dalam hal ini, bank syariah berfungsi sebagai pemberi layanan jasa seperti jasa transfer, pemindah bukuan, jasa tarikan tunai, dan jasa – jasa perbankan lainnya.

Itulah beberapa pengertian Bank Syariah beserta dengan beberapa macam fungsinya. Semoga bermanfaat ya!

Pengertian Metode Ilmiah dan Unsur-unsur di Dalamnya

Pengertian Metode Ilmiah – Dalam pembuatan laporan-laporan ilmiah, seorang akademisi ataupun praktisi harus menggunakan metode ilmiah sebagai acuan penelitian yang mereka lakukan. Dengan penggunaan metode ilmiah, berbagai macam permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan secara objektif sehingga pemecahan masalah yang dibuat dapat digunakan dalam permasalahan lainnya yang sejenis.

Definisi dan Pengertian Metode Ilmiah
Jika dilihat dari tatanan istilahnya, metode ilmiah berasal dari dua kata yaitu kata metode yang artinya cara dan ilmiah yang artinya hal-hal yang berbau dengan sains. Jika diartikan dari tatanan istilahnya, maka metode ilmiah merupakan cara yang dilakukan untuk mengetahui berbagai macam hal yang berkaitan dengan dunia sains.

Menurut Wikipedia sendiri, pengertian metode ilmiah ataupun proses ilmiah adalah proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis.

Unsur-unsur dalam Metode Ilmiah
Metode ilmiah memiliki setidaknya empat unsur utama yaitu karakterisasi, hipotesis, prediksi, dan eksperimen.

Karakterisasi / Pengamatan dan Pengukuran
Unsur metode ilmiah yang pertama adalah unsur karakterisasi. Karakterisasi merupakan proses pengidentifikasian sifat-sifat utama yang berhubungan ataupun relevan dengan subjek yang sedang diteliti. Proses karakterisasi terdiri dari proses pengamatan dan pengukuran objek-objek yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil pengamatan dan pengukuran biasanya akan ditabulasikan dalam bentuk tabel dan disajikan dalam bentuk grafik ataupun diagram yang dibuat dengan menggunakan perhitungan statistika.

Hipotesis
Unsur metode ilmiah yang kedua adalah hipotesis. Hipotesis merupakan aktivitas pendugaan sementara dari apa yang telah didapatkan dari aktivitas pengamatan dan pengukuran yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pembuatan hipotesis biasanya dilakukan dengan jalan mencocokkan data-data aktual yang didapatkan dari aktivitas pengamatan dengan data-data sekunder yang telah ada sebelumnya.

Prediksi / Deduksi dari Hipotesis
Unsur metode ilmiah yang ketiga adalah prediksi. Jika hipotesis yang dibuat berguna, maka peneliti dapat segera membuat prediksi dari kejadian yang diamatinya. Prediksi biasanya dibuat untuk meramalkan hasil akhir dari sebuah eksperimen yang dilakukan oleh seorang peneliti. Hasil peramalan atau pun prediksi yang dibuat bersifat statistik dan belum diketahui tingkat kebenarannya.

Eksperimen
Setelah prediksi ataupun deduksi dari hipotesis dibuat, unsur metode ilmiah yang selanjutnya adalah eksperimen. Aktivitas eksperimen dijalankan untuk menguji apa yang telah diprediksikan sebelumnya. Jika prediksi yang diuji sesuai dengan hasil eksperimen, maka kemungkinan besar hipotesis yang dibuat benar (masih membutuhkan penelitian lebih lanjut), akan tetapi jika prediksi yang diuji tidak sesuai dengan hasil eksperimen, maka hipotesis perlu ditinggalkan dan digantikan dengan hipotesis yang baru.

Itulah beberapa pengertian metode ilmiah beserta dengan unsur-unsur yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat!

Pengertian Muamalah dalam Bidang Ekonomi

Pengertian Muamalah – Dalam dunia ekonomi syariah, istilah muamalah sering kali digunakan sebagai dasar – dasar hukum dalam berbisnis. Muamalah merupakan hukum islam yang didapatkan dari pengkajian berbagai macam sumber hukum-hukum islam seperti Al-Qur’an dan hadist. Penerapan mauamalah biasanya dilakukan di berbagai bidang bisnis seperti perbankan syariah, koperasi syariah, dan perusahaan-perusahaan yang menerapkan prinsip syariah.

Kata muamalah pada dasarnya berasal dari bahasa arab yaitu dari kata aamala, muamalat ataupun yuamilu yang memiliki arti perilaku ataupun perbuatan. Jika diartikan dari arti kata dasarnya, maka muamalah dapat diartikan sebagai peraturan mengenai setiap amal ataupun perilaku hubungan satu manusia dengan manusia lainnya yang saling berkepentingan.

Menurut ilmu Fikih, muamalah merupakan setiap kegiatan saling tukar produk (baik barang maupun jasa) yang dapat menghasilkan manfaat kepada ke dua belah pihak (pemilik barang yang melakukan pertukaran), yang dilakukan dengan cara ataupun metode tertentu yang telah ditentukan sebelumnya. Muamalah secara luas diartikan sebagai sebuah peraturan mengikat (yang disertai dengan ancaman sangsi) yang mengatur hubungan antar manusia, manusia dengan kehidupannya, dan manusia dengan lingkungan sekitarnya.

Penggunaan mualah dalam pengaturan hubungan manusia dimaksudkan agar setiap hubungan yang berlangsung bisa saling menguntungkan dan tidak timpang (tidak hanya menguntungkan sebelah pihak saja).

Pengertian Muamalah Menurut Para Ahli
Berikut merupakan beberapa pengertian istilah muamalah yang diungkapkan oleh para ahli :

Idris Ahmad
Menurut Idris Ahmad, muamalah merupakan aturan Allah SWT yang paling baik dipakai dalam memenuhi setiap keperluan jasmaniah antara satu manusia dengan manusia yang lainnya.

Al – Dimyati
Menurut Al – Dimnyati, muamalah menghasilkan duniawi agar menjadi sebab suksesnya aukhrawi.

Ust. Rasyid Ridho
Menurut ust. Rasyid Ridho, pengertian muamalah adalah kegiatan tukar menukar barang atau jasa dengan aturan yang telah ditentukan sebelumnya.

Muhammad Yusuf Musa
Menurut Muhammad Yusuf Musa, muamalah merupakan setiap peraturan Allah SWT yang harus ditaati dan diikuti dalam kehidupan bermasyarakat dengan tujuan untuk menjaga dan melindungi kepentingan manusia.

Louis Ma’luf
Menurut Louis Ma’luf, muamalah merupakan hukum-hukum syara’ yang berkaitan dengan urusan duniawi dan kehidupan manusia yang meliputi perdagangan, jual – beli, dan berbagai aktivitas bisnis lainnya.

Hudlari
Menurut Huldlari, pengertian muamalah adalah setiaap akad yang memperbolehkan manusia untuk saling bertukar manfaat.

Ahmad Ibrahim Bek
Menurut Ahmad Ibrahim bek, muamalah merupakan setiap peraturan yang berisi segala hal yang berkaitan dengan urusan dunia dan setiap hal mengenai kebendaan, perkawinan, dan talak yang ditetapkan dengan mengikuti dasar- dasar secara umum dan terperinci untuk dijadikan petunjuk bagi manusia dalam bertukar manfaat.

Itulah beberapa pengertian muamalah dalam bidang ekonomi. Semoga bermanfaat ya!

Pengertian Seminar dan Pihak-pihak yang Ada di Dalamnya

Pengertian Seminar – Bagi setiap orang yang telah melalui pendidikan di perguruan tinggi, istilah seminar pasti bukan lah istilah yang asing bagi telinga mereka. Hal ini dikarenakan setiap orang yang ingin menamatkan pendidikan di perguruan tinggi harus melakukan seminar tugas akhir terlebih dahulu, untuk kemudian dilanjutkan dengan ujian sidang. Dalam aktivitas seminar tugas akhir, setiap mahasiswa biasanya akan mempresentasikan hasil penelitiannya di hadapan mahasiswa lainnya yang berperan sebagai audience.

Definisi dan Pengertian Seminar
Kata seminar pada dasarnya berasal dari bahasa latin yaitu dari kata seminaurm yang artinya tanah tempat menanam benih. Meskipun begitu, pengertian seminar yang sesungguhnya sangat jauh dari arti kata dasarnya.

Pengertian seminar adalah sebuah pertemuan yang sengaja diselenggarakan dengan tujuan sebagai pembelajaran general terhadap sebuah topik tertentu dengan jalan pemecahan masalah, yang dilakukan melalui interaksi tanya jawab antar peserta, yang proses berjalannya dipimpin oleh seorang moderator.

Pihak – pihak yang Berperan dalam Seminar
Penyaji
Pihak utama yang harus ada dalam sebuah seminar adalah penyaji ataupun pemateri. Penyaji merupakan peserta seminar yang bertugas menyajikan materi yang akan dibahas pada seminar. Dalam aktivitas penyajian materi, seorang penyaji dapat menggunakan berbagai macam alat fasilitas pendukung seperti alat peraga, komputer, proyektor, dan fasilitas pendukung lainnya.

Moderator
Selain penyaji, pihak yang juga harus ada dalam seminar resmi adalah moderator. Sama seperti hal nya diskusi-diskusi lainnya, moderator memiliki tugas sebagai seorang pemimpin acara dan berhak mengendalikan setiap susunan atau pun peraturan dalam acara seminar tersebut.

Pembawa Acara
Meskipun tidak harus ada, pembawa acara juga merupakan salah satu pihak yang berperan dalam aktivitas seminar. Pembawa acara biasanya memiliki fungsi membuka seminar, mengenalkan penyaji, pembahas, moderator, dan notulen, serta menutup acara seminar.

Pembahas
Sama seperti halnya pembawa acara, pembahas pada dasarnya tidak harus ada dalam aktivitas seminar. Pembahas biasanya hanya dihadirkan dalam acara-acara seminar khusus seperti seminar tugas akhir ataupun seminar penelitian.

Notulen
Pihak ke lima yang berperan dalam acara seminar adalah notulen. Notulen merupakan orang yang ditugaskan sebagai pencatat ataupun penulis hal-hal penting yang terjadi dalam aktivitas seminar. Hasil rangkuman yang dibuat oleh notulen biasanya akan digunakan oleh moderator dalam mebuat kesimpulan seminar.

Audience
Meskipun memiliki peran yang sangat terbatas, Audience merupakan salah satu pihak yang harus ada dalam setiap acara seminar. Audience biasanya berperan sebagai orang yang mendengar dan memberikan tanggapan (berupa kritik, saran, atau pun komentar) terhadap apa yang disampaikan oleh penyaji. Dalam memberikan tanggapan, audience harus mengikuti peraturan dan juga panduan yang diberikan oleh moderator.

Itulah beberapa definisi dan pengertian seminar yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Pengertian Produk dan Beberapa Jenis-jenisnya

Pengertian Produk – Mayoritas orang di dunia pasti mengenal istilah produk. Hampir setiap hari, manusia ataupun perusahaan industri mengonsumsi produk, baik berupa produk makanan, produk elektronik, produk industri, maupun produk-produk lainnya.

Secara singkat produk dapat diartikan sebagai setiap benda yang dapat memenuhi kebutuhan manusia. Produk biasanya sengaja dibuat oleh sekelompok orang sebagai ajang mendapatkan keuntungan melalui proses pertukaran ataupun jual beli produk yang bersangkutan.

Pengertian Produk Menurut Para Ahli
William J. Stanton
Menurut William J. Stanton, produk secara sempit dapat diartikan sebagai sekumpulan atribut fisik yang secara nyata terkait dalam sebuah bentuk dapat diidentifikasikan. Sedangkan secara luas, produk merupakan sekumpulan atribut yang nyata dan tidak nyata yang didalamnya mencakup warna, kemasan, harga, presise pengecer, dan pelayanan dari pabrik dan pengecer yang mungkin diterima oleh pembeli sebagai sebuah hal yang dapat memberikan kepuasan atas keinginannya.

Kotler
Menurut Kotler, pengertian produk merupakan segala sesuatu yang ditawarkan, dimiliki, digunakan atau pun dikonsumsi sehingga mampu memuaskan keinginan dan kebutuhan termasuk di dalamnya berupa fisik, tempat, orang, jasa, gagasan, serta organisasi.

H. Djaslim Saladin
Menurut H. Djaslim Saladin, produk dapat diartikan ke dalam tiga pengertian yaitu :

  1. Dalam pengertian yang sempit, produk merupakan sekumpulan sifat fisik dan kimia yang berwujud dan dihimpun dalam sebuah bentuk serupa dan telah dikenal.
  2. Dalam pengertian yang luas, produk merupakan sekelompok sifat yang berwujud maupun tidak berwujud yang didalamnya memuat harga, warna, kemasan, prestise pengecer, prestice pabrik, serta pelayanan yang diberikan oleh produsen dan pengecer kepada konsumen dalam rangka pemenuhan kepuasan konsumen atas apa yang diinginkannya.
  3. Dalam pengertian secara umum, produk dapat diartikan secara ringkas sebagai setiap hal yang mampu memenuhi dan juga memuaskan kebutuhan atau pun keinginan manusia, baik yang memiliki wujud (tangible) maupun yang tidak berwujud (intangible).

Fandy Tjiptono
Menurut Fansy Tjiptono, pengertian produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli, digunakan, serta dikonsumsi pasar sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dan keinginan pasar yang berkaitan.

Jenis – jenis Produk
Secara umum, produk dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu produk konsumsi dan produk industri.
Produk Konsumsi
Produk Konsumsi merupakan setiap produk yang digunakan oleh konsumen akhir. Dalam hal ini, produk yang dibeli akan dikonsumsi / digunakan secara langsung dan tidak akan dijual atau pun dibisniskan kembali oleh orang yang bersangkutan.

Produk Industri
Produk Industri merupakan setiap produk yang sengaja dibeli sebagai bahan baku atau pun sebagai barang yang diperdagangkan kembali oleh pembelinya. Dalam hal ini, produk yang dibeli akan dibuat menjadi produk lain atau pun dijual kembali dengan tujuan mencari keuntungan.

Demikianlah tulisan mengenai pengertian produk dan beberapa jenisnya yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat ya!

Pengertian Biologi dan Dasar-dasar Ilmu Biologi Modern

Pengertian Biologi – Biologi merupakan salah satu konsentrasi pelajaran dalam cakupan ilmu pengetahuan alam. Dalam cakupan ilmu pengetahuan alam, biologi berperan sebagai ilmu alam yang khusus mempelajari segala sesuatu mengenai makhluk hidup. Kedudukan biologi dalam ilmu pengetahuan alam sendiri, setara dengan kedudukan ilmu alam lainnya seperti ilmu fisika dan ilmu kimia.

Definisi dan Pengertian Biologi
Pada dasarnya kata biologi berasal dari Bahasa Yunani yaitu kata Bios yang artinya kehidupan, dan logos atau logia yang artinya ilmu. Jadi jika diartikan dari asal kata pembentuknya, biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang kehidupan. Sedangkan jika diartikan secara lengkap, maka pengertian biologi adalah ilmu alam yang difokuskan untuk mempelajari kehidupan serta organisme hidup yang ada di alam.

Dasar-dasar Ilmu Biologi Modern
Ilmu biologi modern yang saat ini kita kenal pada dasarnya dibentuk dari beberapa teori atau pun kajian ilmu biologi berikut ini :

Teori Sel
Dasar ilmu biologi modern yang pertama adalah teori mengenai sel. Teori sel merupakan ilmu yang mempelajari seluk beluk kehidupan. Menurut teori sel, sel merupakan satuan dasar kehidupan, dan setiap makhluk hidup yang ada di dunia berasal dari satu atau pun beberapa macam sel yang disekresikan.

Teori Evolusi
Dasar ilmu biologi modern yang kedua adalah teori evolusi. Teori evolusi mencakup sebuah konsep penting yang berguna bagi kehidupan manusia. Menurut teori evolusi, setiap organisme di bumi, baik yang masih hidup atau pun yang telah mati / punah, pada dasarnya berasal dari satu nenek moyang atau pun lungkang gen yang sama.

Teori Genetika
Teori ketiga yang juga dijadikan sebagai dasar ilmu biologi modern adalah teori genetika. Menurut teori ini, setiap gen yang dimiliki oleh satu makhluk hidup merupakan hasil turunan dari gen yang dimiliki oleh makhluk hidup pendahulunya (keluarga atau pun orang tuanya).

Teori Homeostasis
Dasar teori ilmu biologi modern yang keempat adalah teori homeostatis. Teori homeostatis merupakan teori yang menerangkan kemampuan sebuah sistem terbuka dalam melakukan aktivitas regulasi stabilitas lingkungan dengan jalan penyesuaian keseimbangan dinamika yang diatur oleh mekanisme regulasi yang terkait.

Teori Energi
Dasar teori ilmu biologi modern yang terakhir adalah teori energi. Teori energi merupakan salah satu teori yang memiliki peranan sangat besar terhadap perkembangan ilmu biologi modern. Menurut teori ini, keberlangsungan atau pun kehidupan setiap organisme selalu bergantung kepada masukan energi yang dilakukan secara terus menerus. Tanpa pasokan energi yang memadai, suatu organisme tidak akan mampu bertahan hidup.

Demikianlah sedikit tulisan mengenai pengertian biologi dan dasar-dasar ilmu biologi yang digunakan pada biologi modern. Semoga bermanfaat!

Pengertian Inovasi dan Ciri-cirinya

Pengertian Inovasi – Inovasi merupakan setiap ide atau pun gagasan baru yang belum pernah ada atau pun diterbitkan sebelumnya. Sebuah inovasi biasanya berisi terobosan-terobosan baru mengenai sebuah hal yang diteliti oleh sang inovator (orang yang membuat inovasi). Inovasi biasanya sengaja dibuat oleh sang inovator melalui berbagai macam aksi atau pun penelitian yang terencana.

Pengertian Inovasi Menurut Para Ahli
Kuniyoshi Urabe
Menurut Kuniyoshi Urabe, inovasi merupakan setiap kegiatan yang tidak bisa dihasilkan dengan satu kali pukul, melainkan suatu proses yang panjang dan kumulatif, meliputi banyak proses pengambilan keputusan, mulai dari penemuan gagasan hingga ke implementasian nya di pasar.

Van de Ven, Andrew H.
Menurut Van de Ven, Andrew H., pengertian inovasi adalah pengembangan dan implementasi gagasan-gagasan baru oleh orang dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan dengan berbagai aktivitas transaksi di dalam tatanan organisasi tertentu.

Everett M. Rogers
Menurut Everett M. Rogers, inovasi merupakan sebuah ide, gagasan, ojek, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi.

UU No. 19 Tahun 2002
Menurut UU No. 19 Tahun 2002, pengertian inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan atau pun perekayasaan yang dilakukan dengan tujuan melakukan pengembangan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau pun cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sudah ada ke  dalam produk atau pun proses produksinya.

Ciri-ciri Inovasi
Sebuah ide, gagasan, atau pun teori hanya bisa digolongkan ke dalam sebuah inovasi jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

Khas
Ciri utama dari sebuah inovasi adalah khas. Inovasi harus memiliki ciri khas sendiri yang tidak dimiliki atau pun ada pada ide atau pun gagasan yang sudah ada sebelumnya. Tanpa ciri khas yang spesifik, sebuah ide atau pun gagasan tidak dapat digolongkan menjadi sebuah inovasi baru.

Baru
Ciri ke dua dari sebuah inovasi adalah baru. Setiap inovasi harus lah merupakan ide atau pun gagasan baru yang memang belum pernah diungkapkan atau pun dipublikasikan sebelumnya.

Terencana
Ciri ketiga dari sebuah inovasi adalah terencana. Sebuah inovasi biasa nya sengaja dibuat dan direncanakan untuk mengembangkan objek-objek tertentu. Dengan kata lain, setiap inovasi yang ditemukan pada dasar nya merupakan kegiatan yang sudah direncanakan sejak awal.

Memiliki Tujuan
Ciri terakhir yang harus ada pada inovasi adalah memiliki tujuan. Seperti yang telah dijelaskan di poin yang sebelumnya, inovasi merupakan aktivitas terencana untuk mengembangkan objek-objek tertentu (tujuannya adalah mengembangkan objek – objek tertentu).

Itulah beberapa pengertian inovasi beserta dengan ciri-ciri yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat!

Pengertian Pemerintahan Menurut Para Ahli

Pengertian Pemerintahan – Setiap orang yang tergabung sebagai anggota sebuah negara pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah pemerintahan. Istilah pemerintahan sering kali digunakan dalam berbagai pelajaran atau pun informasi-informasi yang terkait dengan kepentingan rakyat dan kepentingan negara.

Jika diartikan secara singkat, pemerintahan merupakan ilmu yang difokuskan untuk mempelajari teknis pengelolaan sebuah negara agar dapat berjalan dengan efektif dan efisien sehingga seluruh kepentingan dan kebutuhan rakyat dapat terpenuhi dengan baik. Pemerintahan biasanya tersusun atas empat elemen penting yaitu elemen legislatif, yudikatif, eksekutif, dan juga elemen rakyat. Tanpa empat elemen ini, sebuah pemerintahan tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Pengertian Pemerintahan Menurut Para Ahli
H. A. Brasz
Menurut H. A. Brasz, Pemerintahan merupakan ilmu yang mempelajari teknis atau pun cara lembaga umum disusun dan difungsikan dengan baik secara intern dan ekstern terhadap warga negaranya.

R. Mac Iver
Menurut R. Mac Iver, pengertian pemerintahan adalah suatu ilmu mengenai cara bagaimana orang-orang dapat diperintah atau pun dikendalikan.

Syafie Inu Kencana
Menurut Syafie Inu Kencana, pemerintahan merupakan sebuah ilmu yang mempelajari bagaimana cara melakukan pengurusan badan eksekutif. Pengaturan badan legislatif, kepemimpinan, dan juga koordinasi pemerintahan baik pusat dengan daerah, mau pun rakyat dengan pemerintahannya dalam setiap peristiwa dan gejala pemerintahan.

J. S. T. Simorangkir
Menurut J. S. T. Simorangkir, pemerintahan merupakan sebuah alat negara yang menjalankan tugas dan fungsi dari pemerintah.

Haryanto, dkk
Menurut Haryanto, dll, pengertian pemerintahan secara fungsional merupakan sistem struktur dan organsasional dari berbagai macam fungsi yang dijalankan dengan menerapkan dasar tertentu dalam mencapai tujuan sebuah negara.

C. F. Strong
Menurut C. F. Strong, pemerintahan dalam arti luas merupakan setiap aktivitas badan-badan publik yang terdiri dari aktivitas-aktivitas atau pun kegiatan eksekutif, legislatif, dan yuridis dalam upaya mencapai tujuan sebuah negara. Dalam arti yang sempit, C. F. Strong mengungkapkan jika pemerintahan merupakan setiap bentuk aktivitas kegiatan badan publik dan hanya terdiri dari badan eksekutif.

W. S. Sayre
Menurut W. S. Sayre, pemerintahan merupakan sebuah organisasi negara yang menjalankan kekuasaannya terhadap rakyat di negara tersebut.

M. Kusnardi
Menurut M. Kusnardi, pemerintahan dapat diartikan sebagai urusan-urusan yang dilakukan oleh sebuah negara dalam menyelenggarakan kesejahteraan rakyat atau pun warga yang dimilikinya dengan jalan memenuhi kepentingan rakyatnya serta menjalankan dan melaksanakan fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif secara baik dan benar.

U. Rosenal
Menurut U. Rosenal, pemerintahan merupakan sebuah ilmu yang mempelajari cara petunjuk kerja ekstern dan intern struktur dan juga proses pemerintahan secara global.

Itulah beberapa pengertian pemerintahan menurut para ahli yang bisa kami bagikan untuk Anda. Semoga bermanfaat!

Pengertian Kas dan Metode Pencatatannya pada Laporan Keuangan

Pengertian Kas – Kas merupakan salah satu istilah yang terdapat dalam dunia akuntansi. Istilah kas biasanya digunakan untuk menggambarkan kepemilikan uang tunai perusahaan. Semakin besar nilai kas sebuah perusahaan, maka semakin besar pula uang tunai yang mereka miliki.

Dalam laporan keuangan, kas dimasukkan ke dalam salah satu bagian dari aset atau pun aktiva lancar. Kedudukan kas dalam aset atau pun aktiva lancar dibuat sejajar dengan kedudukan aktiva lancar lainnya seperti persediaan ataupun piutang dagang.

Dalam dunia bisnis, jumlah kas sebuah perusahaan merupakan salah satu indikator kemampuan atau pun kinerja perusahaan tersebut. Semakin besar nilai kas yang dimiliki oleh perusahaan, maka semakin baik pula kinerja perusahaan tersebut (dengan syarat nilai aktiva tetap sebanding dengan nilai aktiva lancarnya). Ketika perusahaan memiliki jumlah kas yang besar, pihak – pihak terkait (kreditor, pemasok, pemerintah, lembaga keuangan, investor, dll) perusahaan cenderung akan lebih mempercayai perusahaan tersebut, sehingga aktivitas kerja sama atau pun penanaman modal dapat berjalan dengan lebih lancar.

Definisi dan Pengertian Kas
Istilah kas pada dasarnya berasal dari Bahasa Inggris yaitu kata ‘cash’ yang artinya uang tunai. Oleh karena itu, jika diartikan menurut sumber bahasa atau pun kata pembentuknya, kas merupakan kekayaan milik perusahaan yang berbentuk uang tunai. Jika diartikan secara lengkap, maka pengertian kas adalah uang tunai yang paling likuid ataupun paling cair yang biasanya diposisikan sebagai bagian teratas dari aset milik perusahaan.

Metode Pencatatan Kas Kecil Pada Laporan Keuangan

Arus kas kecil merupakan uang tunai yang sengaja dicadangkan perusahaan untuk membayar pengeluaran – pengeluaran rutin yang besarannya relatif kecil. Dalam pencatatan kas kecil, perusahaan biasanya menggunakan dua metode pencatatan yaitu metode sistem dana tetap dan metode sistem dana berubah – ubah.

Imprest Fund System (system dana tetap)
Metode pencatatan kas kecil yang pertama adalah metode impres fund system. Metode ini dijalankan dengan jalan menetapkan jumlah pencadangan kas kecil perusahaan. Penetapan jumlah cadangan kas kecil ini biasanya bersifat final dan hanya diubah ketika perusahaan merasa bahwa kas yang sudah dicadangkan kurang sehingga perlu ditambah kembali jumlah cadangannya.

Flucuation Fund System (system dana berubah)
Metode pencatatan kas kecil yang kedua adalah metode fluctuation fund system. Berbeda dari metode yang sebelumnya, dalam metode pencatatan kas ini, jumlah kas kecil tidak ditetapkan secara langsung, melainkan disesuaikan dengan kebutuhannya. Dalam pengaplikasian metode pencatatan kas kecil ini,perusahaan sama sekali tidak menetapkan besaran atau pun jumlah kas kecil. Besaran kas kecil pada metode ini selalu berubah – ubah mengikuti kebutuhan kas kecil perusahaan.

Demikianlah tulisan mengenai pengertian kas dan beberapa metode pencatatannya yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Semoga bermanfaat!

Pengertian Prosedur dan Aturan-aturan yang Melekat di Dalamnya

Pengertian Prosedur – Dalam berbagai aktivitas, manusia sering kali dihadapkan dengan berbagai macam prosedur atau pun tata laksana pelaksanaan / penggunaan. Dalam menggunakan komputer misalnya, kita perlu mentaati prosedur operasional komputer yang berlaku. Tanpa mengikuti prosedur yang berlaku, komputer yang kita gunakan tidak akan bisa dioperasionalkan dengan baik sehingga apa yang kita butuhkan dari komputer tidak akan bisa kita dapatkan.

Lantas apa sih sebenarnya prosedur itu? Jika diartikan secara sederhana, prosedur merupakan seperangkat peraturan atau pun tata laksana dari sebuah aktivitas atau pun kegiatan tertentu.

Pengertian Prosedur Menurut Para Ahli
Gerald Cole
Menurut Gerald Cole, prosedur merupakan sebuah urutan pekerjaan yang melibatkan beberapa orang dalam satu bagian yang ditata untuk menjamin adanya perlakuan seragam terhadap transaksi perusahaan.

Kamaruddin
Menurut Kamaruddin, pengertian prosedur adalah suatu susunan teratur atas sebuah kegiatan yang berkaitan satu sama lainnya. Setiap prosedur biasanya sengaja dibuat untuk memudahkan aktivitas atau pun kegiatan utama yang dijalankan oleh perusahaan.

Amin Widjaya
Menurut Amin Widjaya, prosedur merupakan sekumpulan bagian yang saling terkait dan berhubungan satu sama lainnya.

Ismail Masya
Menurut Ismail Masya, prosedur merupakan suatu rangkaian tugas – tugas yang saling terkait dan diatur dengan urutan dan tata cara tertentu, yang sengaja dibuat / direncanakan untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan yang dikerjakan secara berulang – ulang.

M. Ali
Menurut M. Ali, pengertian prosedur adalah setiap tata cara yang digunakan pada suatu pekerjaan.

Narko
Menurut Narko, prosedur merupakan serangkaian titik rutin yang diikuti dalam pelasanaan wewenang fungsi dan operasional.

Fauzi
Menurut Fauzi, prosedur merupakan urutan pekerjaan administrasi yang melibatkan beberapa orang dalam satu bagian yang disusun untuk menjamin adanya perlakuan yang seragam terhadap transaksi perusahaan yang sering terjadi.

Mulyadi
Menurut mulyadi, prosedur dapat diartikan sebagai urutan kegiatan klerikal yang normalnya selalu melibatkan beberapa orang di dalam sebuah organisasi. Prosedur biasanya sengaja dibuat untuk menjamin kesamaan penanganan seuatu transaksi ataupun aktivitas perusahaan yang dilaksanakan berulang – ulang.

Aturan – aturan Formal dalam Prosedur

Dalam pelaksanaan prosedur, ada beberapa aturan formal yang harus ditaati, yaitu :


  1. Prosedur harus dijalankan sesuai dengan struktur, maksud, dan ruang lingkup kegiatan.
  2. Prosedur harus diterangkan oleh seorang penanggung jawab
  3. Prosedur harus dijalankan dengan menggunakan acuan berupa dokumen – dokumen terkait
  4. Prosedur harus diaplikasikan dengan menggunakan berbagai macam bahan, alat, dan juga dokumen yang sesuai
  5. Prosedur harus dilengkapi dengan informasi atau pun catatan pengendalian
  6. Prosedur harus dilengkapi dengan lampiran – lampiran yang sesuai
  7. Prosedur harus dikontrol dengan menggunakan dokumentasi atau pun rekaman penjalanan prosedur.

Itulah beberapa pengertian prosedur yang diungkapkan oleh beberapa ahli beserta beberapa aturan yang melekat di dalamnya. Semoga bermanfaat ya!
Diberdayakan oleh Blogger.